Recent Posts

LOKER Terapis Wicara dan Terapis Fisik

Tidak ada komentar


KEGIATAN AKHIR TAHUN 2017 YPMC

Tidak ada komentar
Berikut adalah kegiatan Yayasan Pendidikan Melati Ceria di akhir tahun 2017 yang diadakan di Sekolah Khusus Melati Ceria Sampit.

1. Meninjau Gedung Sekolah Setelah Rehabilitasi Dengan Bantuan Dit. PK dan PLK.

Sekolah Khusus Melati Ceria terkena banjir, pihak sekolah mengajukan proposal bantuan ke Direktorat PK dan PLK melalui Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Proposal disetujui dan mendapat bantuan 100.juta rupiah untuk rehab gedung (ditinggikan) agar tidak terkena banjir lagi. Pembangunan rehab gedung baru saja selesai, pihak sekolah mengadakan syukuran dengan mengundang pihak-pihak terkait.




2. Rapat Yayasan Pendidikan Melati Ceria Pada Akhir Tahun 2017

Rapat yayasan akhir tahun 2017 membahas peran yayasan induk dengan yayasan cabang sesuai AD dan ART yayasan Bab II pasal 3 tentang kepengurusan. Pengurus yayasan baik induk maupun cabang diangkat dan diberhentikan oleh pembina yayasan (ada di Yayasan Induk). Yayasan Induk mempunyai wewenang menerima atau menolak perekrutan pegawai yang dilakukan ketua yayasan baik induk maupun cabang.




3. Serah Terima Bantuan Hotel Aquarius Sampit

Sekolah mendapat bantuan secara periodik dari Pimpinan Hotel Aquarius Sampit berupa dana dan barang. Kepala Sekolah (Ibu Rina Hadiastuti, S. Pd.) menerima bantun dari General Manajer Hotel Aquarius Sampit.



Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga ke depannya Yayasan Pendidikan Melati Ceria dapat lebih maju lagi, sehingga anak-anak berkebutuhan khusus di luar sana dapat tertangani dengan baik.

ABK Di Kasongan, Kalimantan Tengah

Tidak ada komentar
Bu Lilis sedang terapi wicara ABK

Pada tanggal 9 Juli 2017 yang lalu Ketua Yayasan Pendidikan Melati Ceria Palangka Raya diundang ke Kasongan, Kalimantan Tengah untuk Sosialisasi Pendidikan Khusus kepada guru-guru TK dan SD Aisyiyah Kasongan. Selain guru-guru, ada pula yang hadir orang tua peserta didik anak berkebutuhan khusus. Namun, tidak banyak orang tua yang hadir, hanya sekitar 20 orang saja, akan tetapi mereka sangat antusias untuk mengetahui tentang jenis-jenis anak berkebutuhan khusus dan pendidikannya berdasarkan berbagai pertanyaan yang terucap seputar itu. 

Tempat pertemuan dilaksanakan di Masjid kecil dan sudah tersedia proyektor ketika tim Yayasan Pendidikan Melati Ceria datang. Materi disajikan melalui presentasi disertai dengan gambar-gambar agar para guru dan orang tua anak didik berkebutuhan khusus semakin mengerti.





Sesuai dengan kesepakatan pada pertemuan sebelumnya, Ketua Yayasan Pendidikan Melati Ceria kembali diundang pada tanggal 21 Oktober 2017.

Orang tua yang hadir pada pertemuan tersebut berjumlah 12 anak berkebutuhan khusus lengkap dengan ayah dan ibu mereka. Sebagian didiagnosa autis dan ADHD, sebagian lagi didiagnosa delayed Speech. Anak yang autis dan ADHD diterapi okupasi oleh Nabila (Terapis Yayasan), dan untuk anak yng didiagnosa delayed speech diterapi wicara oleh Bu Lilis (Ketua Yayasan). Orang tua anak disarankan untuk ikut ke dalam ruangan agar tahu cara menerapi anaknya, dan bisa dilanjutkan lagi melakukan terapi anaknya di rumah.




Sebelum anak-anak diterapi, para orang tua diberi pemahaman tentang macam-macam terapi untuk anak berkebutuhan khusus, agar mereka paham kebutuhan terapi untuk anaknya serta dapat dipraktekkan sendiri di rumah.

Hasil pertemuan dengan para orang tua anak berkebutuhan khusus, di antaranya:
  1. Anak membutuhkan terapi secara berkesinambungan
  2. Pola asuh orang tua harus disesuaikan deengan kebutuhan anak
  3. Terdapat anak yang sudah bisa diinklusikan
  4. Penanganan anak harus sesuai dengan kondisi dan kecerdasan anak (ada anak yang diperkirakan sangat cerdas) disarankan bersekolah di sekolah khusus yang sudah maju.
Penulis : Lilis Lismaya
Editor : Zaky Ghozali

Seminar Internasional Pendidikan oleh Yayasan Pendidikan Melati Ceria

14 komentar

SEMINAR INTERNASIONAL PENDIDIKAN

Tema :
MEMBANGUN MEDIA PEMBELAJARAN BAGI ANAK DISGRAFIA 
(HAMBATAN MENULIS PERMULAAN)

Tanggal Pelaksanaan : Selasa, 17 November 2015

Tempat : GPU Tambun Bungai, Jl. Ahmad Yani Palangka Raya

Narasumber dari Universitas Kebangsaan Malaysia
  •     Prof. Madya Dr. Moch. Hanafi
  •     Dr. Safani Bari
  •     Dr. Mochtar Tahar 

Drs. H. Hamsi Mansur, M.M.Pd sebagai Moderator (UNLAM).

PLB Masa Kini

12 komentar
image
Sumber gambar: www.ajefathoni.com

Pendidikan Luar Biasa?

Ada yang tau nggak sih maksud dari pendidikan luar biasa? Kalau nggak tau ke SINI dulu deh.

Oke, bagaimana? Sudah dapat pencerahan bukan? Di awal sebelum kalian membaca mungkin kalian akan berpikir bahwa PLB itu merukan suatu hal yang asing, dan berbau dengan guru SLB. Mungkin juga ada yang bertanya "Kok mau banget sih jadi guru SLB?" dan pertanyaan sejenis yang lainnya.

Bagi kalian yang ingin tahu bagaimana istilah yang digunakan dan juga subjek sasaran PLB dari dulu hingga sekarang, saya anjurin untuk membaca lebih lanjut postingan dibawah ini. Cek Dis Aut!!!

Ortopedagogik
Merupakan istilah awal yang digunakan. Subjek sasarannya adalah:
Anak yang memiliki kekurangan dalam segi fisik, intelektual, emosi, sosial atau gabungan dari semua sedemikian rupa. Sehingga membutuhkan layanan pendidikan Khusus.

Pendidikan Luar Biasa (Exceptional Education)
Merupakan istilah lanjutan yang digunakan setelah Ortopedagogik. Subjek sasarannya adalah:
Anak yang memiliki kekurangan dalam segi fisik, intelektual, emosi, sosial atau gabungan dari semua sedemikian rupa serta yang memiliki kecerdasan diatas rata-rata. Sehingga membutuhkan layanan pendidikan khusus.

Pendidikan Khusus (Special Education)
Merupakan istilah lanjutan yang digunakan setelah PLB. Kembali lagi ke SINI

Pendidikan Berkebutuhan Khusus (Special Needs Education)
Merupakan istilah yang digunakan umum di masa kini. Subjek sasarannya adalah:
Anak yang memiliki permasalah ke-ABKan baik yang temporer maupun permanen.Sehingga membutuhkan layanan pendidikan khusus.

Sumber : LiB